opini Al faqir:
terkait mata uang emas, dinar dan dirham itu sangat islami, akan tetapi dulupun dimasa Rosulullah saw tidak sepenuhnya menggunakan kedua mata uang itu. Ada yang masih menggunakan sistem barter, kemudian disaat akhir Khilafah Abasiyyah lah dinar dan dirham total digunakan sebagai alat tukar secara reformasi menyeluruh....
Intinya yang sekarang banyak orang fokus perjuangan ekonomi Islam dengan mata uang itu, padahal sistemnya masih kapitalistik dan syariat Islam tidak diterapkan maka permasalahan hidup umat Islam tidak akan berubah.... Kecuali setelah tegaknya Syariat Islam kaffah dengan Khilafah.
Wallahu a'lam bishowab
cmiiw asatidz...
No comments:
Post a Comment